Hati manusia tidak pernah lepas dari kegelisahan selama ia jauh dari mengingat Allah. Sebaliknya, ketika lisan dan hati terbiasa berdzikir, jiwa akan merasakan ketenangan yang tidak dapat digantikan oleh apa pun.
Allah berfirman:
وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا
“Dan ingatlah Rabb-mu sebanyak-banyaknya.” (QS. Ali ‘Imran: 41)
Perintah ini menunjukkan bahwa dzikir adalah kebutuhan hati, bukan sekadar ibadah tambahan.
Nabi Muhammad bersabda:
سَبَقَ الْمُفَرِّدُونَ
Para sahabat bertanya, “Siapakah al-mufarridun itu?”
Beliau menjawab:
الذَّاكِرُونَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتُ
“Orang-orang yang banyak mengingat Allah, baik laki-laki maupun perempuan.” (HR. Muslim)
Hadits ini menegaskan bahwa kemuliaan seorang hamba di sisi Allah salah satunya diukur dari seberapa sering ia berdzikir. Dengan dzikir, iman terjaga, hati menjadi hidup, dan langkah hidup lebih terarah.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang banyak mengingat-Nya.
Cek :
- d.
- d
- dd
- d
Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲
Tulis Komentar
Silakan tinggalkan pesan atau pertanyaan Anda dengan sopan.